Mau bisnis apa di 2016 ?

Ini pertanyaan sejuta umat dengan sejuta jawaban pula. Siapapun menginginkan inspirasi tentang bisnis apa yang layak ditekuni di tahun yang baru, dan jawabannya bisa tersusun atas banyak faktor yang berbeda. Daripada sekedar menjawab “tergantung”, maka saya mencoba memberikan jawaban dalam versi saya. Sebaiknya juga membaca dulu tulisan saya sebelumnya di sini dan di sini agar bisa mengenal perspektif saya.

Tidaklah mudah untuk menentukan bisnis yang menarik untuk ditekuni di 2016. Namun dengan melakukan pengamatan terhadap market dan kejadian sekitar kita, setidaknya bisa menjadi titik awal untuk melangkah. Bisnis yang menarik akan memiliki 1 (satu) atau beberapa ciri berikut ini :

Market leadernya lama tak berganti

Kita sering melihat sebuah market yang dikuasai pemain tertentu dalam waktu lama. Sebagai pebisnis, kondisi ini akan mempermudah proses mempelajari problem konsumen yang solusinya belum terjawab oleh sang market leader. Kemudian pebisnis datang memasuki market dengan solusi yang tidak tanggung-tanggung bagi konsumen, bahkan bisa menciptakan kategori produk/ service yang sama sekali berbeda sebagai subtitusi. Di situ maka konsumen akan mendapatkan alternatif yang telah lama mereka cari dan mungkin tak terpikirkan sebelumnya.

Biasanya, market leader juga akan menghadapi kendala dalam memberikan reaksi bila penantang datang dengan pendekatan yang ekstrim dalam banyak hal, karena mereka dituntut untuk mempertahankan banyak parameter yang telah dicapai dalam waktu yang lama, umumnya berupa parameter finansial, seperti : profitabilitas, mengelola resiko berkurangnya pendapatan jaringan (dan partner) distribusi, hingga kalkulasi ROI.

Yang menjadi tantangan adalah menemukan problem-problem yang lebih esensial, kemudian melakukan eksekusi yang berani dan konsisten untuk menumbangkan market leader. Tantangan lain adalah bila ternyata sang market leader bisa bertahan justru karena selalu menjadi yang terdepan dalam menjadi problem solver bagi konsumen.

Kebiasaan konsumen sudah berubah

Dengan perkembangan jaman dan tumbuhnya teknologi, maka konsumen punya banyak kebiasaan baru. Salahsatu yang mencolok adalah konsumsi internet dan smartphone. Namun masih ada produk dan layanan yang belum mengikuti perkembangan konsumen itu, dan ini bisa menjadi problem karena tercipta disparitas antara layanan dan kebiasaan baru konsumen.

Di sini kita juga melihat banyak pemain lama yang gagal beradaptasi dengan kebiasaan baru konsumen, dan akhirnya menjadi pintu masuk untuk para pemain baru. Bahkan bisa terdapat problem dan kebutuhan baru sebagai akibat dari perubahan kebiasaan konsumen itu, dan kita harus jeli melihat hal itu.

Business modelnya lama tak berubah

Beragamnya customer touchpoint hingga sarana pembayaran membuat memungkinkan terciptanya beragam business model baru. Namun sayangnya tidak semua bisnis ikut berkembang business modelnya. Kita bisa mempelajari business model industri lain untuk diterapkan di industri berbeda, karena sangat mungkin hal itu bisa menjadi jawaban bagi konsumen dan bisnis kita.

 

Pergerakan prioritas pemerintah

Kita perlu memantau bagaimana pemerintah bergerak dan membelanjakan APBN, karena akan membawa peluang bisnis jangka pendek dan jangka panjang. Salahsatu yang sudah nampak adalah prioritas pembangunan infrastruktur. Sektor transportasi di Jawa misalnya, bus (dan ticketingnya) yang memanfaatkan jaringan tol lintas Jawa bisa menjadi sektor yang menarik karena tidak dibatasi oleh kapasitas bandara atau stasiun. Atau juga bisa melihat bagaimana pergerakan pemerintah di sektor lain yang akan membawa multiplier effect.
Tentu itu sebagian ciri-ciri bisnis yang patut ditekuni di 2016 menurut saya. Ada yang mau ditambahkan ? Silahkan ditulis di kolom komentar

 

Artikel ini ditulis oleh Andrias Ekoyuono
LinkedIn profile@andrias98 on Twitter

5 Comments

  1. Saya bersama 2 co founder lainya sedang merintis startup untuk reservasi dokter online yaitu doktersiaga. Menurut pa Andrias apakah market di indonesia sudah siap untuk sistem reservasi dokter online?

  2. eka nur khasanah

    pak saya seorang mahasiswa . saya memiliki ide bisnis start up untuk pencarian lowongan pekerjaan. Yang membuat bisnis saya unik karena menggunakan sensor gerak seperti pada google map untuk mencari tempat kerja sekaligus lowongan kerjanya jika para user mengklik tempat perusahaan yang mereka inginkan diaplikasi tersebut. Apakah itu bisa jadi peluang bisnis bapak?

Leave a Reply to Fatah Kaio Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *